Cara Membuat Pondasi Rumah Sederhana utk Bangunan yg Kokoh

Cara membuat pondasi rumah sederhana – setelah sebelumnya membahas tentang pondasi cakar ayam, rasanya akan kurang lengkap jika rumahboss.com tidak menjelaskan bagaimana cara membuat pondasi rumah sederhana. Pepatah mengatakan, jika sekedar mendirikan gubug, silahkan dirikan di tanah berpasir, namun tidak dengan rumah. Hal tsb memang benar. Pondasi merupakan dasar yang menopang tegaknya sebuah bangunan. Ada berbagai jenis pondasi rumah, namun kali ini khusus membahas pondasi rumah sederhana yang biasa diterapkan pada rumah 1 tingkat dengan kondisi tanah cukup keras.

Dalam membuat rumah, seseorang harus membuat pondasi yang kokoh terlebih dahulu sebelum bangunan didirikan karena pondasi tsb berfungsi sebagai penyangga bangunan. Salah dalam membuat pondasi bisa membuat keramik lantai retak, dinding retak, atau bahkan rumah bisa roboh. Nah, material atau bahan bangunan yang diperlukan untuk membuat pondasi sederhana yaitu ; semen, pasir, batu bata, batu kali, dan besi. 

Pondasi rumah sederhana biasa juga disebut pondasi dangkal karena memang dipasang tidak terlalu dalam pada tanah. Waktu yang ideal untuk membuat pondasi rumah sederhana ini adalah pada saat musim kemarau ketika curah hujan tidak tinggi supaya tekstur tanah tetap kering dan pondasi pun akan lebih kuat. Lalu bagaimana cara membuat pondasi rumah sederhana yang kokoh, agar rumah tidak mudah roboh? Dibawah ini akan dijelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan.

gambar cara membuat pondasi rumah sederhana

Cara membuat Pondasi Rumah Sederhana

Pertama, pertimbangkan denah ukuran rumah Anda. Menentukan denah adalah langkah awal agar pondasi rumah Anda kokoh. Dalam membuat denah, pertimbangkan juga tekstur tanah rumah Anda, apakah gembur, padat atau rentan bergeser. Selain itu, buat bowplank untuk patokan pondasi rumah. Setelah itu, barulah gali pondasi tersebut. Kemudian gali tanah dengan kedalaman kira-kira 40-50 cm dan lebarnya lebar 30 x 40 cm.

Langkah selanjutnya, masukkan batu agar pondasi rumah Anda kokoh. Batu yang dimasukkan baiknya batuan dari kali atau juga dapat menggunakan batuan putih. Di pegunungan atau bukit-bukit, biasanya terdapat banyak batuan putih temaksud, harganya pun relatif lebih murah. Disarankan jangan menggunakan batako sebagai ganti batu kali sebab kekuatan material batako ini tidak terlalu menjamin. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, baiknya pondasi diisi dengan batuan yang kokoh saja. Bersamaan dengan pengisian batu kali tsb, masukkan juga adonan semen yang dicampur air dan pasir, pondasi dibangun 40-50 cm diatas permukaan tanah.

Jika ingin lebih menghemat biaya, penggunaan batu kali bisa diganti dengan batu bata. Setelah selesai, barulah pasang besi yang telah diikat dengan kawat. Bengkokkan ujung dari besi tersebut, lalu kaitkan dengan pelat pondasi setempat atau tiang kolom. Dan terakhir, pasang begisting sloof dengan papan ukuran  400 cm x 20 cm x2 cm.
baca juga : harga karpet masjid atau karpet sajadah

Proses pembuatan pondasi tersebut harus dilakukan dengan rapi. Perlu dicatat adalah dalam pembuatan denah usahakan jangan salah, agar pondasi rumah Anda bisa sekokoh baja. Anda bisa memilih jenis pondasi yang diinginkan, ada dua jenis pondasi yang selama ini digunakan. Pertama, pondasi dalam. Pondasi ini cenderung digunakan kepada rumah dengan ukuran besar atau pun rumah bertingkat. Kedua, pondasi dangkal. Inilah pondasi yang cocok bila Anda membangun rumah dengan ukuran sederhana. 

Proses tahapan membuat pondasi rumah yang sudah dijabarkan, dikhususkan untuk pondasi rumah sederhana. Proses pondasi diatas lebih ringan ketimbang pondasi rumah berpola cakar ayam. Meski demikian, dalam pembangunan pondasi rumah, perlu dilakukan oleh tukang yang ahli. Hal ini sebagai antisipasi agar pondasi rumah Anda bisa kokoh dengan daya tahan yang lama.

Semoga info cara membuat pondasi rumah sederhana dapat membantu Anda, dan terimakasih.